Pose Berfoto Menggigit Medali Emas – Semua tersenyum dengan bahagia dan bangga, dan hampir semua juga berfoto dengan gaya menggigit medali emas yang mereka dapatkan.

Sebenarnya tak hanya atlet Indonesia, banyak atlet di berbagai gelaran olimpiade dunia juga melakukan hal yang sama, yaitu mengigit medali emas mereka.

Ternyata ada sejarah di balik pose unik tersebut, lho!

Dilansir dari Today I Find Out, medali emas dulu terbuat dari emas murni 24 karat tanpa campuran apa pun.

Ini menyebabkan medali tersebut lebih lunak dari besi dan mudah bengkok.

Atlet pemenang medali emas menggigit medali hanya untuk memastikan apakah medali yang mereka dapatkan terbuat dari emas asli atau hanya plat perak berlapis emas.

Medali yang terbuat dari emas 24 karat akan meninggalkan bekas bentuk gigitan gigi setelah digigit.

Sedangkan medali yang terbuat dari silver berlapis emas tidak berbekas, tapi lapisan emasnya akan tergores sedikit.

Namun, medali emas 24 karat sudah tidak lagi dikeluarkan. Terakhir pada Olimpiade Musim Panas di Stockholm, Swedia pada tahun 1912.

Dilansir dari CNN, rata-rata medali emas Olimpiade sebenarnya terbuat dari 494 gram perak dan 6 gram emas.

Jadi, medali Asian Games 2018 kali ini juga bukan 100% emas murni 24 karat.

Lalu kenapa atlet masih tetap menggigit keping medali mereka?

Ini salah satu pose yang sudah menjadi tradisi meski mereka tahu sudah tidak ada gunanya lagi memeriksa kadar emas dalam medali itu.

Pose Berfoto Menggigit Medali Emas - Semua tersenyum dengan bahagia dan bangga, dan hampir semua juga berfoto dengan gaya menggigit medali emas yang mereka dapatkan. Sebenarnya tak hanya atlet Indonesia, banyak atlet di berbagai gelaran olimpiade dunia juga melakukan hal yang sama, yaitu mengigit medali emas mereka. Ternyata ada sejarah di balik pose unik tersebut, lho! Dilansir dari Today I Find Out, medali emas dulu terbuat dari emas murni 24 karat tanpa campuran apa pun. Ini menyebabkan medali tersebut lebih lunak dari besi dan mudah bengkok. Atlet pemenang medali emas menggigit medali hanya untuk memastikan apakah medali yang mereka dapatkan terbuat dari emas asli atau hanya plat perak berlapis emas. Medali yang terbuat dari emas 24 karat akan meninggalkan bekas bentuk gigitan gigi setelah digigit. Sedangkan medali yang terbuat dari silver berlapis emas tidak berbekas, tapi lapisan emasnya akan tergores sedikit. Namun, medali emas 24 karat sudah tidak lagi dikeluarkan. Terakhir pada Olimpiade Musim Panas di Stockholm, Swedia pada tahun 1912. Dilansir dari CNN, rata-rata medali emas Olimpiade sebenarnya terbuat dari 494 gram perak dan 6 gram emas. Jadi, medali Asian Games 2018 kali ini juga bukan 100% emas murni 24 karat. Lalu kenapa atlet masih tetap menggigit keping medali mereka? Ini salah satu pose yang sudah menjadi tradisi meski mereka tahu sudah tidak ada gunanya lagi memeriksa kadar emas dalam medali itu.
Lokasi : Jakarta, Indonesia

Dapatkan Informasi umum dan menarik lainnya tentang Kota Medan di SeMedan.com – Video SeMedan.com

Mari saling berbagi informasi menarik dan jangan lupa berbagi postingan dengan ikon Sosial Media di bawah ini.